Membuat Uang Muka Penjualan Secara Bertahap
Jika perusahaan Anda ingin mencatat transaksi yang mendistribusikan Uang Muka Penjualan secara bertahap terhadap barang yang telah dikirim kepada pelanggan, maka prosedurnya membuat uang muka penjualan secara bertahap adalah sebagai berikut:
Ilustrasi:
- Pada 1 April 2025, perusahaan menerima Pesanan Penjualan untuk Barang A sebanyak 100 PCS. Total nilai pesanan adalah Rp 10. 000. 000. Dalam transaksi ini, pelanggan melakukan pembayaran penuh sebesar Rp 10. 000. 000 yang dicatat sebagai Uang Muka Penjualan.
- Pada 5 April 2025, sebanyak 30 PCS Barang A dikirim, disertai dengan dokumen Pengiriman Pesanan dan Faktur Penjualan. Dalam transaksi ini, jumlah uang muka yang dialokasikan adalah 30%.
- Kemudian, pada 10 April 2025, sisa barang yang belum dikirimkan kembali dikirim bersamaan dengan faktur penjualan. Dengan demikian, uang muka yang dialokasikan menjadi 70%, yang merupakan sisa dari pencatatan pada tanggal 5 April 2025.
Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat Uang Muka Penjualan secara bertahap:
1. Masuk ke menu Penjualan | Pesanan Penjualan, silahkan isi formulir data, selanjutnya klik Simpan.

2. Kemudian silahkan ke menu Penjualan | Uang Muka Penjualan, isilah nama pelanggan, pilih No. SO yang telah dibuat sebelumnya, dan masukkan jumlah Uang Muka, dalam contoh ini sebesar Rp 10. 000. 000. Setelah itu, terima uang muka tersebut dengan mengklik Proses | Pembayaran.

Isi informasi di Penerimaan Penjualan, kemudian klik Simpan.

3. Ketika perusahaan mengirimkan produk sebanyak 30 PCS pada tanggal 5 April 2025, maka lakukan pencatatan di menu Penjualan | Pengiriman Pesanan dan klik Ambil | Pesanan.

4. Pilih nomor Pesanan Penjualan yang sudah ada sebelumnya, lalu tekan tombol Lanjut.

Setelah itu, ubah jumlah 100 PCS menjadi 30 PCS (sesuai dengan jumlah barang yang dikirim).

5. Pada bagian Pengiriman Pesanan, tekan tombol Faktur, dan akan diarahkan ke menu Faktur Penjualan. Di halaman Faktur Penjualan, pilih tab Uang Muka.

Kemudian pilih Uang Muka yang telah diterima, lalu ubah jumlah uang muka menjadi Rp 3.000.000.

6. Selanjutnya, pada tanggal 10 April 2025, perusahaan mengirimkan total 70 PCS barang dan buatlah Pengiriman Pesanan dari Penjualan | Pengiriman Pesanan, kemudian tekan tombol Ambil | Pesanan.

Pilih nomor pesanan yang ingin diproses, maka akan muncul jumlah barang yang belum diterima (70 PCS), lalu tekan Lanjut.

7. Kemudian pada pengiriman pesanan itu, tekan tombol Faktur, sehingga akan berpindah ke menu Faktur Penjualan.

Di dalam Faktur Penjualan, pilih tab Uang Muka, maka akan terlihat sisa nilai uang muka yang sebesar Rp 7. 000. 000. Setelah itu, klik Simpan. Maka tampilannya akan seperti ini

Kesimpulan
Membuat uang muka penjualan secara bertahap di Accurate Online dapat menjadi strategi yang efektif untuk memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian, terutama untuk produk atau layanan dengan nilai tinggi. Dengan sistem ini, pembeli dapat melakukan pembayaran awal yang lebih kecil, diikuti oleh cicilan atau pembayaran selanjutnya.
Keuntungan dari pendekatan ini antara lain:
- Meningkatkan Aksesibilitas: Membuat produk lebih terjangkau bagi konsumen yang mungkin tidak dapat membayar seluruh jumlah sekaligus.
- Meningkatkan Penjualan: Dengan menawarkan opsi pembayaran bertahap, perusahaan dapat menarik lebih banyak pelanggan dan meningkatkan volume penjualan.
- Mengurangi Risiko Pembeli: Pembeli merasa lebih aman karena mereka tidak perlu mengeluarkan seluruh uang sekaligus, sehingga mengurangi beban finansial.
Namun, jika ingin mencoba fitur ini dengan lebih baik, Anda dapat menggunakan fasilitas uji coba database dengan daftar dan login disini.











